August 06, 2013

it's Chinese Cave Beach everyone!

yeorobeun annyeong!
a late post about my travel story last year. pardon me cause I'm sux at memorizing nama jalan dan bingung arah mata angin, hope you enjoy =)

jadi waktu itu lagi libur lumayan panjang, dan teman-teman saya nyusun rencana liburan karena katanya bosen di kota terus. akhirnya, karena ada satu kawan yang punya bisnis di Pantai Goa Cina akhirnya kita memutuskan buat ikut dia kesana.
singkat cerita tuh ya, karena ada blablabla dan blablablaba akhirnya mulai perjalanan dari malang sekitar jam 11 naik motor dengan 22 orang pasukan (pasukan?) lewatin daerah yang berbukit-bukit dan jalan lurus yang membosankan dan puanas pol, akhirnya 3 jam kemudian kami sampai di tujuan, iya itu udah plus berhenti istirahat bentar di pom bensin. btw jalan ke daerah pantai-pantai di malang selatan relatif gampang sih. gak banyak persimpangannya, kayaknya tuh jalannya lurus doang gitu ngikutin alur. sampai di persimpangan ke sekian, baru nemu ada petunjuk belok ke arah pantai goa cina, kalo pilih lurus nanti sampenya sendang biru.
jalan masuk ke arah pantainya masih tanah berbatu. dan dengan kontur tanah yang naik turun. kayaknya memang pantai ini masih dikelola sama masyarakat sekitar aja deh, masih alami banget.

anyway kesan pertama saya masuk daerah pantai ini cuma kayak, "ini beneran pantai?"
gak ada penginapan, warung pun lumayan sedikit, pengunjung juga lumayan sepi. tapi dari kejauhan, pemandangan pantainya bener-bener menggoda.

setelah sholat dzuhur (ada masjid kecil disana) dan makan siang, akhirnya kami main ke pantai. sumpah pantainya bagus banget sumpah.
pasir putih nan lembut, lautan biru bening yang dari atas aja keliatan karang-karang dibawahnya.

pemandangan karang besar yang sepintas mirip kepala putri duyung.
dan langit yang juga sama biru diatasnya. INI BAGUS BANGET WOY.
ini dia, karang kepala duyung.
ombaknya gede-gede
lautnya bening... dan ampunilah biksu-biksu diatas bila kiranya mengumbar aurat(?)
dibanding kuta atau legian sih, I personally prefer guo cino. soalnya ombaknya juga gak terlalu besar, enak buat berenang (dan memang bukan pantainya para surfer sih) dan banyak spot-spot asik, misalnya kita bisa jalan ke tengah lautnya gitu. dan disitu masih berpasir juga. ada beberapa pantai yang terpisah sama karang-karang besar, jadi pinter-pinter cari spot yang enak aja. pas kemarin saya kesana sih, diajak ke pantai dibalik karang gitu, lewatin rerumutan dulu sebelum akhirnya sampai pantai lagi.
dan itu bener-bener oke banget, sepi karena gak banyak yang tau. dan jadi serasa kaya pantai pribadi :p
btw gak ada foto sunset karena pas liatin sunset itu kita saya dan kengkawan tercinta sibuk main pasir. iya, gak ada scene romantis sama sekali, yang ada tetimpukan pasir sampe badan merah semua.

then the night came... kita bingung karena kalo pulang juga ngeri sama jalannya, dan gak inget jalan pulang. tapi mau nginep juga dimana. ga ada penginapan. dan gak ada yang bawa tenda. akhirnya pinjem sama keluarganya temen saya, Erwan sang penjaga guo cino. oh dan ternyata jarak tenda kami dan laut deket banget. awalnya sih jauh, tapi pas malam air lautnya pasang, jadi kalau saya gak salah inget jarak laut dan tenda itu sekitar 500 meter.

api unggun yang dibuat dengan susah payah karena ranting sekitaran situ lembab semua :))

Dini dan tenda, kala pagi kembali ada

kalo kalian mau ke gua cina, gue saranin nginep karena pagi disana amazing banget. watching sunset in pantai is kind of mainstream bro. lo harus coba sunrisenya juga!
saya bangun sekitar pukul setengah 4. keluar tenda, ngeliat anak-anak cowok masih pada tidur (iya, mereka tidurnya di luar tenda) akhirnya ngamatin laut yang dari kejauhan keliatan kelap-kelip kapal nelayan. ternyata laut buta ndak terasa semenyeramkan laut malam hari walaupun sama gelapnya. mungkin karena faktor kalo saya mengetahui di tengah laut sana banyak orang-orang gigih yang lagi mengais rejekinya kali ya.
dan langit jam segitu masih sangat menyenangkan buat diamatin. katanya sih, sekitar jam 1 sampai dini hari gitu bintangnya lebih banyak lagi.
akhirnya setelah solat subuh, kami main ke pantai lagi. dan langitnya gak kalah indah sama sunset.
plus laut yang surut. dan keliatan nelayan-nelayan nyari ikan sampe tengah laut, tanpa-bawa-kapal.

trust me bro, it's a sunrise

pas siang hari, bagian ini kerendem air laut!


dan ombak mulai datang...

lautnya mulai normal lagi



ini kita bisa nemu banyak benda-benda laut yang 'tertinggal' surutnya laut

saya nemu bekas cangkang kepiting yang udah pecah, andi gak tau pegang apa namanya
dan.... gak lama setelahnya kami cari sarapan sebelum pulang. waktu itu hari jumat, jadi ngejar buat solat jumat di Malang. berangkat dari guo cino sekitar jam 8 lewat dan tiba di Malang jam 11an mepet-mepet waktu jumatan.
ngakunya buru-buru, tapi tetep aja berenti dulu dan nyempetin foto :))
last but not least, saran saya kalo kalian mau pergi ke guo cino utowo daerah pantai malang selatan jangan lupa bawa lotion. dan hati-hatilah berkendara, periksa dulu keadaan ban dan terutama REM (iya, saya dibonceng andi tanpa tau kalo ternyata remnya dia blong =A=)
oh ya, dan mending siapin tenda supaya bisa camping dan ngerasain laut pagi hari. sekian dan salam jalan-jalan! :)

1 comment:

  1. asiknya berkemah di pinggir pantai :D

    ditunggu follow dan kunjungannya ke Andy Online ya.. ^_^

    salam kenal..

    ReplyDelete